Beranda > Konsep > Cara kerja software penyadapan Blackberry

Cara kerja software penyadapan Blackberry

Hari ini keep in touch lagi sama Ammar, setelah sekian lama. Biasa, kalau sama beliaunya saya bisanya nanya, bukan sebaliknya. Alhamdulillah dapat informasi menarik. Yaitu tentang project boss-nya, PhoneSnoop. PhoneSnoop adalah software untuk nguping pembicaraan orang lain, dalam bahasa awamnya menyadap. Barang kali ini ya yang dipakai untuk menyadap orang-orang yang ada di TV tadi malam. Menurut sumbernya, zensay, cara kerjanya seperti berikut ini:

Skenarionya, Alice adalah korban penyadapan. Bagaimana menginstallnya di telepon korban, itu lain cerita.

penyadap blackberry 1

Bob menelpon Alice

Jika dalam BB Alice sudah tertanam PhoneSnoop, maka otomatis BB Alice akan mengirimkan SMS ke nomor telpon Charlie yang didaftarkan sebagai launcher.

Penyadap Blackberry 2

BB Alice mengirim SMS ke telpon Charlie

Kemudian, kalau saya tidak salah tangkap, SMS ini berfungsi sebagai trigger push registry. Begitu dapat SMS yang menghidupkan program di tangan Charlie (karena push registry), program di ponsel Charlie akan menelpon nomor Alice. Tapi saya ragu apakah ini harus dilakukan dengan MIDlet atu tidak, karena teknik push registry sepertinya adalah teknik dalam MIDlet.

Ini bisa dilakukan dengan menggunakan potongan program berikut ini:

try {                    
 int modHandle = CodeModuleManager.getModuleHandle("net_rim_bb_phone_app");
 ApplicationDescriptor[] apDes = CodeModuleManager.getApplicationDescriptors(modHandle);
 ApplicationManager.getApplicationManager().runApplication(apDes[0]);
 } catch (Throwable t) {
 t.printStackTrace();
 }

 PhoneArguments pa = new PhoneArguments(PhoneArguments.ARG_CALL, "+628569056316");
 Invoke.invokeApplication(Invoke.APP_TYPE_PHONE, pa);

Tetapi program Launcher akan membuat speaker Charlie bisu. Sehingga Alice tidak sadar ada telpon lain yang ikut conference.

Telpon Charlie menelpon BB Alice dan ditambahkan ke dalam conference

Telpon Charlie menelpon BB Alice dan ditambahkan ke dalam conference

PhoneSnoop berikutnya akan membuat jika ada telpon dari nomor Charlie, yang didaftarkan sebagai launcher, maka langsung display dikembalikan ke Home Screen oleh PhoneSnoop atau sama sekali tidak pernah memunculkan screen apapun karena berrupa Non UI Application, sehingga Alice tidak curiga. Kemudian si PhoneSnoop akan menambahkan Charlie ke dalam pembicaraan conference. Kita bisa melakukan ini dengan menggunakan method addParticipant() class ConferencePhoneCallLog. Karena telpon Charlie bisu, maka dalam hal ini Charlie hanya mendengarkan saja, dan Alice maupun Bob tidak tahu kalau mereka sedang disadap.

Begitu kali ya. Betul nggak Pak Chopstick?

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: